Memiliki sebuah bisnis yang tidak menyita waktu, rendah resiko dan juga apalagi bisa berjalan sendiri merupakan impian semua orang. Banyak orang rela membayar harga yang tidak murah untuk tipe bisnis model seperti ini.
Apalagi industi bisnis franchise sedang naik daun di era 2022 karena banyak brand baru yang bermunculan dan juga melejitnya bisnis FnB. Tapi tau gak sih founders bahwa banyak juga bisnis autopilot “palsu” yang dibuat bahkan dibacking oleh beberapa figur masyarakat terkenal? Bahkan banyak sekali diantaranya bisnis franchise autopilot palsu ini memiliki marketing yang sangat kuat dan sempurna. Tapi jangan khawatir yuk simak 4 ciri bisnis franchise autopilot “asli” ini, biar kalian tidak tertipu!
1. Bisnis tidak bersandar hanya pada satu orang
Bisnis autopilot “palsu” ciri utama nya yaitu seluruh sistem pusatnya hanya pada suatu inidividu meskipun mereka terlihat memiliki ‘superteam’. Misalkan ada 10 orang team tapi semua bergantung ke founder ataupun ke manager.
Pembuat franchise autopilot palsu / false autopilot ini biasanya menerangkan bahwa bisnis bisa berjalan tanpa dirinya karena sudah ada manager ataupun tangan kanan. Padahal bisnis autopilot yang awet dan benar benar autopilot tidak hanya menggantungkan diri kepada seorang manager tetapi juga dijalankan seluruh team. False autopilot juga bisa terjadi bila founder dari pebisnis tersebut memandang bahwa sebuah bisnis intinya bisa ditinggal = berjalan. Padahal banyak juga yang hanya berjalan di awal tetapi kemudian hancur karena tanpa pengawasan bila bisnis tersebut false autopilot
2. Brand & Sistem bisnis yang kuat
Sebuah brand franchise yang memang brand nya kuat maka brand tersebut akan memiliki sebuah brand awareness yang bagus juga. Percaya/tidak brand awareness juga dapat menjadi tolak ukur karena biasa brand awareness yang baik juga berhubungan dengan sistem bisnis brand yang kuat. Dengan adanya banyak orang yang melakukan mouth to mouth marketing maka itu merupakan salah satu bentuk hubungan antara brand awareness & sistem bisnis yang kuat.
Sistem bisnis yang kuat juga menggambarkan sebuah pelayanan yang konsisten. Biasanya suatu brand yang memiliki banyak cabang dengan sistem bisnis kuat dan jarang adanya ‘komplain’ dari bisnis tersebut menandakan juga bahwa mereka sudah siap melakukan bisnis autopilot.
3.Tidak ada harmonisasi bisnis
Bisnis yang autopilot nya tidak real biasanya tidak memiliki sinergi harmonisasi di dalam team mereka. Tidak ada rasa “tanggung jawab” di dalam team.
Team adalah jantung bisnis yang mengoperasikan bisnis. Team adalah pusat sistem bisnis yang menjalankan dan mengawasi jalan nya bisnis, bisa bahaya juga bila di dalam suatu bisnis autopilot tidak terdapat rasa ‘sense of belonging’ pegawai. Tapi tentunya sebagai franchisee kita tidak bisa melihat hal ini secara langsung, tetapi anda bisa melihat dari gerak - gerik team franchisor ketika berjalan dan diawal.
Nah masih ragu dari semua hal diatas cara membedakan yang palsu dan asli, bagaimana nih? Yuk oleh karena itu cari franchise di Rintisan aja! Bisnis tidak sesuai yang dijanjiikan maka uang kalian bisa kembali. Yuk cari franchisemu di rintisan yang super lengkap dengan 500++ pilihan bisnis.